Cara Membuat Kalimat Sugesti Positif

cara membuat sugesti positifCara membuat kalimat sugesti positif sangat penting untuk diketahui terutama oleh praktisi hypnosis. Hal ini juga perlu diketahui oleh orang yang ingin melakukan self hypnosis atau menghipnotis diri sendiri. Pemahaman terhadap cara membuat kalimat sugesti positif ini sangat penting, karena jika Anda salah dalam menyusun/merancang kalimat sugesti maka pikiran bawah sadar Anda juga akan memberikan respon yang salah. Di salah satu tulisannya, Charles Tebbetts menguraikan panduan tentang cara menyusun kalimat sugesti yang efektif, yang akan kami bagikan untuk Anda di bawah ini. Perhatikan bahwa Charles Tebbetts menggunakan kata menyusun bukan membuat, Jika Anda ingin mendalami hipnoterapi, Anda harus peka terhadap makna dibalik setiap kata-kata. Bagi hipnoterapis, kata-kata sangat penting dan berpengaruh terhadap sesi terapi yang diberikan. Kata menyusun/merancang kalimat sugesti menunjukkan keseriusan dan kehati-hatian. Tahapan untuk cara membuat kalimat sugesti positif ada 2 yaitu :

  1. Menyusun kalimat sugesti APA (what) yang akan disampaikan
  2. Menentukan BAGAIMANA (how) cara menyampaikan kalimat sugesti positif tersebut.

Kedua tahap tersebut sama pentingnya dan sangat berpengaruh terhadap pikiran bawah sadar. Charles Tebbetts juga menambahkan bahwa bahasa yang digunakan dalam menyampaikan kalimat sugesti hipnotis tersebut haruslah cukup sederhana untuk dapat dimengerti oleh seorang anak kecil sekalipun.

Berikut ini adalah panduan yang diberikan oleh Charles Tebbetts dalam merancang kalimat sugesti:

Cara Membuat Kalimat Sugesti Positif

  1. Gunakan bahasa yang sederhana, mudah dipahami dan spesifik
    Berdasarkan pengamatan oleh Milton Erickson tentang pikiran bawah sadar, salah satu sifat/karakteristik dari pikiran bawah sadar adalah seperti pikiran anak kecil. Perintah/sugesti yang diberikan harus mudah dipahami dan spesifik agar dapat diterima oleh pikiran bawah sadar.
  2. Gunakan kalimat positif – sugestikan apa yang diinginkan
    Ketika memberikan kalimat sugesti, pastikan Anda menggunakan kalimat positif. Cara kerja pikiran berbeda dengan bahasa. Pikiran bekerja dengan gambar atau imajinasi, dan pikiran tidak mengenal negasi. Misal untuk mengubah kebiasaan dari bermalas-malasan menjadi rajin,… Anda langsung sugestikan bahwa klien menjadi rajin, bukan menjadi “tidak malas”. Daripada mengatakan, “Anda tidak suka makan makanan berlemak” lebih baik sugestikan “Anda senang dan bahagia memakan makanan yang sehat & bermanfaat untuk kesehatan”.
  3. Manfaatkan “the law of expectancy” – Apa yang diharapkan cenderung direalisasikan/terjadi
    Otak dan susunan saraf hanya merespon pada gambaran mental, baik yang diinduksi oleh diri sendiri maupun yang berasal dari luar. Gambaran mental yang terbentuk itu menjadi blueprint dan pikiran bawah sadar mengunakan segala cara untuk melaksanakan rencana tersebut. Contohnya orang yang kuatir dirinya akan sakit, dia justru menjadi mudah terserang penyakit. Banyak orang menderita kecemasan kronis yang sebenarnya ujud dari ekspektasi pikiran bawah sadar bahwa sesuatu yang mengerikan akan menimpa mereka. Sebaliknya, kita juga sering melihat ada orang-orang tertentu yang hidupnya tampak penuh dengan berkat dan kelimpahan dan kita sebut mereka orang yang “beruntung”. Sebenarnya keberuntungan itu adalah ekspektasi mental positif yang dimilikinya, keyakinan bahwa dirinya layak untuk sukses dan hal itu menjadi terwujud. Dengan menciptakan ekspektasi mental yang positif pada diri klien, maka sugesti yang diberikan akan menjadi lebih mudah diterima. Untuk menciptakan ekspektasi mental positif ini, Anda dapat melakukan pretalk interview untuk menjalin rapport dengan klien dan membuat hypnotic contract terlebih dahulu.
  4. Gunakan/libatkan Emosi (ingat bahwa emosi yang intens adalah salah satu cara untuk menembus critical factor yang ampuh)
    Dalam membuat kalimat sugesti, gunakan kata-kata yang mengandung unsur emosi dan perasaan. Ini sangat efektif untuk orang yang emotional suggestible.
  5. Gunakan kalimat “sekarang” (present tense) – hindari kalimat “akan” (future tense)
    Anda tentu pernah melihat/mendengar ungkapan, “Hari ini bayar, besok gratis” … ya khan? Ungkapan ini menggambarkan bahwa tawaran gratis itu tidak akan pernah terlaksana karena terjadinya besok / di masa depan, sedangkan hari ini Anda tetap harus bayar. Demikian pula dengan susunan kalimat sugesti yang Anda sugestikan kepada klien. Jika Anda mensugestikan dengan kata akan, misal: “Anda AKAN berhenti merokok”, … sugesti tersebut tidak dilaksanakan oleh pikiran bawah sadar klien karena perintahnya bukan SAAT INI. Seorang hipnoterapis yang professional selalu memperhatikan cara membuat kalimat sugesti agar dapat menembus critical factor kliennya dan sugesti tersebut diterima oleh pikiran bawah sadar klien.

Itulah beberapa panduan cara membuat kalimat sugesti positif yang dapat digunakan sebagai referensi tutorial hipnotis untuk Anda yang sedang mencari cara belajar hipnotis di internet secara gratis. Jika Anda ingin belajar hipnotis secara serius, silakan ikuti pelatihan hipnotis & hipnoterapi yang kami adakan. Anda dapat melihat  jadwalnya di bagian event website ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *